Apa sebenarnya penyebab PMS dan kram? Salah satu pemicu utama adalah perubahan hormon. Tanda-tanda dan gejala PMS berubah sering dengan naik turunnya hormon dan menghilang dengan kehamilan dan menopause. Selain itu, perubahan zat-zat kimia di otak juga diyakini sebagai salah satu penyebabnya. Naik turunnya serotonin, zat kimia otak (neurotransmitter) yang diyakini berperan penting dalam pengaturan mood juga memicu gejala-gejala PMS. Kurangnya kadar serotonin bisa menyebabkan depresi pramenstrual, serta keletihan, kerajingan makanan serta gangguan tidur.
Gejala-gejala yang dialami setiap perempuan mungkin bervariasi. Karena berkaitan dengan mineral dan vitamin, Anda juga bisa mengurangi gejala-gejala PMS dan kram saat menstruasi dengan memperhatikan asupan makanan. Berikut beberapa makanan yang bisa membantu Anda menenangkan pikiran dan badan, baik sebelum maupun selama menstruasi.
Berikut beberapa jenis-jenis makanan yang bisa meringankan gejala PMS:
1. Produk-produk susu. Sebuah studi yang dipublikasikan di the Archives of Internal Medicine menemukan, perempuan yang makan 4 takar atau lebih produk-produk susu per hari berisiko lebih kecil mengalami gejala-gejala PMS termasuk cemas, perasaan kesepian, hipersensitif, sedih dan tegang.
2. Biji labu mentah. Biji labu kaya akan magnesium, yang telah terbukti bisa membantu mengurangi retensi cairan dan penurunan kekencangan payudara akibat PMS.
3. Ayam. Ayam merupakan sumber yang kaya vitamin B6. Menurut mayo clinic, vitamin B6 ini bisa meredakan gejala-gejala PMS.
4. Almond. Almond kaya akan vitamin E, yang bisa membantu mengurangi produksi prostaglandins yang menjadi salah satu penyebab kram dan menurunnya kekencangan payudara.
5. Sayuran hijau. Sayuran hijau seperti bayam dan lobak hijau kaya kalsium yang terbukti bisa mengurangi gejala-gejala PMS baik fisik maupun mental.
6. Multivitamin. Karena beberapa gejala PMS berkaitan dengan rendahnya kadar nutrisi, Anda mungkin bisa menambah asupan multivitamin Anda.
sumber